Lumara Film Festival mengumumkan enam finalis festival film AI perdananya pada 16 Oktober 2026. Keenam karya tersebut terpilih dari lebih 700 submisi yang masuk dari berbagai negara.
Festival ini disponsori oleh MoonPay dan Venice AI. Penilaian dewan juri menitikberatkan pada kekuatan ide, kualitas penceritaan, serta sejauh mana para sineas memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dalam karyanya.
Dewan juri festival melibatkan sejumlah nama dari industri film, antara lain tim produksi film Gossip Goblin dan Chris White, produser eksekutif Backrooms dari studio A24.
Selain enam finalis utama, festival juga menetapkan 16 nominasi yang tersebar di lima kategori, yaitu Terminal, Serenissima, Get Shorty, Mouse, dan Rekt.
Pendaftaran karya dibuka dari 24 Juli sampai 15 September 2026. Rentang waktu sekitar tujuh pekan itu menghasilkan ratusan karya dari sineas yang menggabungkan kamera tradisional dan perangkat kecerdasan buatan.
Hadiah Puluhan Ribu Dolar AS
Pemenang Grand Prize akan membawa pulang 32.000 dolar AS ditambah 3,2 juta kredit AI Venice. Sementara itu, pemenang Jury Selection berhak atas hadiah 20.000 dolar AS.
Jadwal Malam Penghargaan
Malam penghargaan dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026 di Roxy Hotel Cinema, New York. Film pemenang kemudian akan diputar di X dan YouTube pada 27 Oktober 2026.
Festival semacam ini menandai makin seriusnya industri film menyambut karya berbasis kecerdasan buatan. Bukan lagi sekadar eksperimen teknologi, film AI kini mulai punya panggung kompetisinya sendiri.
Bagi sineas Indonesia, kabar ini membuka peluang baru untuk unjuk karya di panggung internasional. Produksi film berbantuan kecerdasan buatan memungkinkan tim kecil menghasilkan visual yang sebelumnya hanya bisa dikerjakan studio besar.
Meski begitu, seluruh informasi festival ini bersumber dari siaran pers penyelenggara. MidZign belum menemukan liputan independen yang memverifikasi detail acara tersebut.
Ke depan, festival sejenis diperkirakan akan terus bermunculan seiring makin mudahnya akses perangkat generatif. Bagi penonton, ini berarti makin banyak tontonan baru yang lahir dari kolaborasi manusia dan mesin.
Daftar lengkap para finalis dapat dilihat melalui pengumuman resmi festival. MidZign akan memantau kabar pemenang setelah malam penghargaan digelar.


