Aplikasi pendamping AI buatan Meta bernama Muse menembus 10,2 juta unduhan di Amerika Serikat hanya dalam 40 hari pertama sejak diluncurkan pada September lalu. Pencapaian itu menempatkan Muse dalam kelompok langka yang hanya berisi 12 aplikasi seluler yang pernah meraih tonggak serupa dalam sejarah industri.
Menurut data firma riset Sensor Tower yang dilaporkan TechCrunch pada 20 Oktober 2026, total unduhan global Muse mencapai 10,9 juta. Sebagian besar berasal dari AS karena aplikasi ini baru tersedia di AS dan Kanada. Tonggak terakhir yang mencapai rekor serupa adalah Threads, aplikasi milik Meta lainnya, pada Juli 2023.
Sejajar dengan Pokémon GO dan Disney
Anggota lain klub eksklusif itu sebagian besar adalah game seluler fenomenal seperti Fortnite, PUBG Mobile, dan Pokémon GO. Disney menjadi satu satunya aplikasi non game selain Threads yang pernah mencapai tonggak tersebut. Artinya Muse kini sejajar dengan nama nama yang menguasai budaya populer global.
Sebagai pembanding, dalam 40 hari pertamanya ChatGPT hanya meraup 3,7 juta unduhan di AS, Grok 500 ribu, dan Claude 200 ribu. Meski begitu ChatGPT secara global lebih besar dengan sekitar 15 juta unduhan dalam 40 hari pertama karena diluncurkan di banyak negara sejak awal, sementara Muse masih terbatas di Amerika Utara.
Di sisi popularitas toko aplikasi, Muse bertahan di peringkat 1 App Store AS setiap hari sejak peluncuran, kecuali satu hari ketika aplikasi streaming Kick sempat menyalipnya. Ia juga memuncaki Google Play selama 30 hari terakhir.
Bukan Hanya Diunduh, Tapi Dipakai Terus
Unduhan besar belum tentu berarti aplikasi benar benar dipakai. Di sinilah data retensi berbicara. Tingkat pengguna AS yang tetap memakai Muse setelah 7 hari mencapai 30 persen dan 23 persen setelah 14 hari. Angka ini mengungguli rata rata pesaingnya, ChatGPT, Claude, dan Grok, yang hanya mencatatkan 19 persen pada hari ketujuh dan 16 persen pada hari keempat belas.
Pengguna aktif harian Muse bahkan menembus 2,5 juta untuk pertama kalinya pada 16 Oktober, naik 15 persen dibanding pekan sebelumnya. Pengguna aktif harian adalah orang yang benar benar membuka dan memakai aplikasi setiap hari, sehingga angka ini menunjukkan Muse bukan sekadar aplikasi yang diunduh lalu dilupakan.
Laju ini tidak lepas dari mesin promosi Meta. Perusahaan mengalokasikan 39 persen dari total belanja iklannya untuk memasarkan Muse pada Oktober, naik dari 23 persen pada September. Alhasil Muse kini menjadi merek ke 21 terbesar di AS berdasarkan jumlah tayangan iklan, melesat dari peringkat 73 pada bulan sebelumnya.
Meta juga memanfaatkan keluarga aplikasinya yang menjangkau 3,6 miliar pengguna aktif harian. Strategi yang sama pernah dipakai untuk melesatkan Threads pada 2023. Meski data ini berasal dari estimasi Sensor Tower dan bukan angka resmi Meta, konsistensi angka unduhan, retensi, dan belanja iklan menunjukkan Muse menjadi ancaman serius bagi para pendamping AI yang lebih dulu populer.


